"Ya Allah,janganlah Engkau hukum aku dg sebab (pujian) yg mereka ucapkan,dan ampunilah aku dari (perbuatan dosa) yg tidak mereka ketahui (dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yg mereka sangka)" (HR. Bukhari) ### “Dan apabila kamu menghitung ni’mat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya” (Q.S. Ibrahim: 34) ### “Apabila kamu bersyukur niscaya akan Aku tambahkan nikmat-Ku, dan apabila kamu kufur maka adzab-Ku sangat pedih” (Q.S. Ibrahim:7) ### “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri” (Q.S. Ar-Ra’d:11) ### “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Imran: 139) ### “Dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur.” (Q.S. Yusuf: 87) ### “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah: 286) ### “Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah: 5-6) ### “Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya” (Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)

Jumat, 21 Juni 2013

bisA Cepat,



Apa yang anda fikirkan saat melihat gambar tersebut? Ya jika kita lihat secara sekilas memang yang terlihat adalah kata AC, padahal sebenarnya itu adalah sebuah kalimat yang merupakan gabungan dari dua kata yang jika dibaca menjadi “bisa cepat”. Memang gambar tersebut hanya sebuah ilustrasi, tapi kalimat ini tertulis di salah satu bus (tidak saya sebutkan mereknya) yang saya jumpai di terminal Blitar. “Hmmmmm pemilik bus ini bisa-bisa saja”, gumam saya dalam hati. Lucu sih sebenarnya tapi bagaimana jika ada penumpang yang kurang cermat dan mengira bahwa itu adalah bus AC? Dan kemudian penumpang kecewa karena saat dia naik merasa telah dibohongi dengan istilah AC? Apakah ini tidak akan menimbulkan dosa kepada pemilik bus tersebut?

Dalam islam sifat jujur dianjurkan, seperti sabda Rosulillah SAW yang artinya “Hendaknya kalian berlaku jujur, karena sesungguhnya jujur itu menunjukkan kalian kepada kebajikan. Dan kebajikan itu menunjukkan kalian jalan ke surga. (HR. Muslim)     

Memang pemilik bus tersebut tidaklah salah, mungkin dia ingin memberi nuansa humor pada bus yang mereka miliki, tapi kenyataan yang terjadi bukanlah demikian, nuansa pembohonganlah yang terjadi. Astaqfirullah, jika memang demikian maka praktek-praktek seperti ini harus kita hindari, Allah mencintai orang-orang yang menjaga dirinya dari sifat tersela.

Tidak ada komentar: