"Ya Allah,janganlah Engkau hukum aku dg sebab (pujian) yg mereka ucapkan,dan ampunilah aku dari (perbuatan dosa) yg tidak mereka ketahui (dan jadikanlah aku lebih baik dari apa yg mereka sangka)" (HR. Bukhari) ### “Dan apabila kamu menghitung ni’mat Allah, niscaya kamu tidak akan dapat menghitungnya” (Q.S. Ibrahim: 34) ### “Apabila kamu bersyukur niscaya akan Aku tambahkan nikmat-Ku, dan apabila kamu kufur maka adzab-Ku sangat pedih” (Q.S. Ibrahim:7) ### “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri” (Q.S. Ar-Ra’d:11) ### “Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.” (Q.S. Al-Imran: 139) ### “Dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan orang-orang yang kufur.” (Q.S. Yusuf: 87) ### “Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah: 286) ### “Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah: 5-6) ### “Barang siapa bertakwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya” (Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)

Jumat, 21 Juni 2013

Karena Rp 500,-



Cerita ini adalah kejadian nyata yang terjadi pada temanku yang bernama A’an. Ketika itu dia hendak pulang kampung halaman (pare) dari kota malang tempat dia menempuh ilmu. Dia pulang dengan membawa uang satu lembar Rp 20.000. Uang tersebut digunakan untuk naik angkot dari kos menuju terminal bus landungsari malang Rp 2,500, sehingga uang kembalian yang dipegang A’an saat ini Rp 17,500. Setelah sampai terminal Landungsari A’an naik  bus puspa indah menuju Pare. Di dalam dalam bus tersebut ada seorang pengamen lalu A’an pun memberikan uang Rp 500 yang merupakan sebagian dari uang kembalian saat dia naik angkot tadi. Uang A’an saat ini tinggal Rp 17.000.

Tibalah saatnya seorang kondektur bus menarik ongkos kepada penumpang. Ongkos bus Malang – Pare waktu itu Rp 15.000. Dengan tenangnya A’an membayar ongkos bus dengan uang pas Rp 15.000. Uang tersebut terdiri dari satu lembar uang sepuluh ribuan dan satu lembar lagi uang lima ribuan. Tanpa A’an sadari uang sepuluh ribuan tersebut sudah tidak layak pakai/lecet/rusak, sehingga kondektur buspun tidak mau menerima uang A’an yang sepuluh ribuan. A’an bingung, karena dia tidak tau harus membayar pakai apa, saat itu dia hanya berfikir akan turun jika kondektur menyuruhnya untuk turun. Subhanallah tapi Allah berkehendak lain, Allah akan selalu menolong hambanya bagi siapa saja yang Dia kehendaki.

Singkat cerita, waktu A’an mempunyai inisiatif untuk menukarkan sepuluh ribuan itu. Dia mencoba menukarkan kepada seorang ibu yang saat itu duduk dibangku depannya meski dengan perasaan malu yang tak.terkira,

A’an “Buk, minta tolong tukar uang sepuluh ribuan saya bisa bu, pak kondekturnya tidak mau menerima uang saya katanya sudah rusak dan tidak laku lagi”.
Ibuk ”Oh gitu, iya dek bisa”. A’an pun bergegas menyodorkan uang sepuluh ribuannya.
Ibuk, “ Oh itu uangnya adek simpan saja untuk beli jajan, dan ini uang sepuluh ribu untuk bayar busnya.
A’an pun menolak pemberian itu, tapi ibuk tetap ngotot, akhirnya A’an menerima juga, kemudian ibu itu bertanya lagi “Lha nanti adek menuju rumah naik apa?”
A’an menjawab “Naik ojek Bu,karena dari tempat saya turun nanti, masih sekitar 5 km menuju rumah”

Mendengar jawaban A’an Ibu itu mengeluarkan dompetnya lagi dan mengambil uang sepuluh ribuan lalu diberikan kepada A’an. Tidak hanya itu A’an pun diberi dua batang roti untuk dimakan saat itu.

Subnallah maha suci Allah dengan segala firmannya. Tahukah kalian mengapa hal tersebut bisa terjadi? Tentunya ini bukan suatu kebetuan belaka, tapi sesuai dengan janji Alloh dalam surat Albaqoroh : 261, bahwasanya Allah akan melipat gandakan orang-orang yang mau bersodaqoh. Padahal jika kita cermati dari atas A’an hanya mensodaqohkan Rp 500 kepada sang pengamen. Dan uang tersebut diganti oleh Allah dengan berlipat-lipat ganda.   

Tidak ada komentar: